Tim startup dan fintech biasanya bergerak cepat, dan accessibility sering jadi salah satu hal yang "akan dikerjakan nanti kalau ada waktu". Masalahnya, untuk produk fintech, taruhannya lebih tinggi dibanding produk digital pada umumnya: orang menaruh uang mereka di aplikasi Anda, dan barrier accessibility di sana bukan cuma soal kenyamanan, tapi bisa berarti seseorang gagal mengakses dana mereka sendiri.

Ada juga alasan regulasi yang sering terlewat: Peraturan OJK Nomor 6/POJK.07/2022 tentang Perlindungan Konsumen dan Masyarakat di Sektor Jasa Keuangan (yang kemudian disempurnakan lewat POJK Nomor 22 Tahun 2023) mewajibkan pelaku usaha jasa keuangan menyediakan kesetaraan akses bagi semua konsumen, termasuk layanan khusus untuk konsumen dengan disabilitas dan lanjut usia. Jadi accessibility di sektor ini bukan cuma soal etika atau reputasi, tapi juga bagian dari kepatuhan regulasi.

Checklist di bawah ini bukan daftar lengkap seluruh kriteria WCAG, tapi titik awal praktis yang bisa langsung Anda cek hari ini tanpa perlu jadi expert dulu.

Teks dan warna

  • Pastikan kontras antara teks dan latar belakangnya cukup jelas dibaca, terutama untuk angka transaksi dan saldo, yang sering ditampilkan dengan warna lebih terang atau lebih tipis dari teks biasa.
  • Jangan andalkan warna sebagai satu-satunya indikator. Status untung/rugi atau naik/turun yang hanya dibedakan lewat warna hijau/merah akan tidak terbaca bagi pengguna buta warna. Tambahkan ikon panah atau tanda plus/minus di sampingnya.
  • Pastikan teks tetap bisa di-zoom atau diperbesar tanpa membuat layout rusak atau konten terpotong.

Formulir dan proses onboarding (KYC)

  • Setiap field input punya label yang jelas dan terhubung secara teknis ke field-nya, bukan cuma placeholder yang hilang begitu pengguna mulai mengetik.
  • Pesan error spesifik dan actionable. "Data tidak valid" tidak membantu siapa pun; "Nomor KTP harus terdiri dari 16 digit" jauh lebih jelas.
  • Field yang wajib diisi ditandai dengan jelas, dan tanda itu dijelaskan, bukan cuma tanda bintang tanpa keterangan apa artinya.
  • Proses unggah dokumen (KTP, selfie, dll.) punya instruksi yang jelas soal apa yang diharapkan, dan memberi tahu pengguna secara spesifik kalau ada masalah, bukan cuma "upload gagal".

Autentikasi dan keamanan

  • Kalau ada captcha visual, sediakan alternatif lain yang tidak mengandalkan kemampuan melihat gambar tertentu.
  • Beri waktu yang cukup untuk memasukkan kode OTP, dan kalau ada batas waktu, sediakan opsi untuk minta kode baru tanpa harus mengulang seluruh proses dari awal.
  • Pastikan proses login dan verifikasi tetap bisa dilakukan dengan keyboard saja maupun dengan screen reader aktif.

Navigasi dan interaksi

  • Semua fungsi penting, seperti transfer, pembayaran, dan konfirmasi transaksi, bisa diselesaikan murni dengan keyboard, tanpa mouse atau sentuhan.
  • Tombol dan elemen yang bisa diklik punya ukuran yang cukup besar dan berjarak, supaya tidak mudah salah pencet, terutama untuk tombol-tombol penting seperti "Konfirmasi" atau "Kirim".
  • Saat menavigasi dengan keyboard, elemen yang sedang difokuskan terlihat jelas dan tidak tertutup elemen lain seperti header atau pop-up.

Konten visual dan data

  • Grafik performa investasi atau riwayat transaksi punya alternatif dalam bentuk teks atau tabel data, bukan cuma visualisasi grafis yang tidak terbaca oleh screen reader.
  • Ikon kategori transaksi (misalnya ikon belanja, transportasi, makanan) punya teks alternatif, bukan cuma ikon polos tanpa label.
  • Video tutorial atau penjelasan produk punya teks (caption), terutama untuk konten yang menjelaskan fitur atau langkah-langkah penting.

Notifikasi dan status transaksi

  • Status transaksi (berhasil, gagal, tertunda) ditampilkan dengan kombinasi warna, ikon, dan teks, bukan warna saja.
  • Notifikasi penting, seperti gagal bayar atau saldo tidak cukup, tetap dapat diakses dan dipahami oleh pengguna screen reader, bukan cuma muncul sebagai visual pop-up sekilas.

Dukungan pelanggan

  • Ada jalur bantuan alternatif di luar live chat berbasis teks, seperti telepon, untuk pengguna yang kesulitan mengetik atau menggunakan teknologi tertentu.
  • Accessibility statement dipublikasikan secara terbuka, menjelaskan komitmen dan jalur pengaduan kalau pengguna menemukan kendala accessibility.

Cara memverifikasi semuanya

Automated testing tool seperti axe DevTools atau Lighthouse bisa membantu menemukan sebagian masalah di atas dengan cepat, tapi sebagian besar item di checklist ini, terutama yang berhubungan dengan pengalaman screen reader dan navigasi keyboard, butuh pengujian manual langsung.

Kalau Anda ingin tahu gambaran kesiapan organisasi Anda secara lebih luas sebelum mendalami detail teknis, Accessibility Maturity Assessment kami bisa jadi titik awal yang baik. Untuk evaluasi yang lebih spesifik terhadap produk Anda, jasa audit accessibility kami bisa membantu menemukan barrier konkret yang mungkin belum tertangkap dari checklist ini saja.

Checklist ini tidak akan membuat produk Anda 100% accessible dalam sehari, tapi mengerjakan beberapa poin di atas minggu ini sudah jauh lebih baik daripada menunggu sampai "ada waktu" yang mungkin tidak pernah datang.